Cara Berpakaian Pria Menurut Islam

Cara Berpakaian Pria Menurut Islam – Menghakimi seseorang hanya dari penampilan luarnya saja memang tidaklah adil karena tidak selamanya penampilan seseorang itu menentukan kepribadian dan kualitas keimanan yang dimilikinya. Namun tidak dapat dipungkiri bahwa penampilan adalah hal pertama yang dapat kita telaah dan teliti untuk mengetahui kepribadian dan keimanan seseorang. Seberapa tertutup dan seberapa terbukanya pakaian seseorang, seberapa rapi dan tidaknya pakaian seseorang turut menjadi salah satu faktor penentu bagaimana perangai yang dimiliki oleh orang tersebut.

Inilah Cara Berpakaian Pria Menurut Syariat Islam ;

  1. Wajib Menutup Aurat

Di awal telah dijelaskan bahwa aurat dimiliki oleh manusia baik yang berjenis kelamin laki-laki ataupun perempuan dan keduanya wajib untuk menutupi auratnya masing-masing dengan menggunakan penutup atau pakaian. Aurat yang tidak ditutup dan dijaga dengan baik akan dapat menimbulkan kerusakan dan dosa bagi diri sendiri maupun bagi orang lain. Dalam Islam, aurat seorang laki-laki adalah bagan tubuh dari lutut hingga pusar. Namun jika sedang bersama dengan perempuan sebaiknya seoang laki-laki menutup bagian perut hingga lehernya atau dengan menggunakan pakaian lengan panjang atau pendek karena jika bagian tersebut terekspos dan terlihat oleh perempuan dapat menimpulkan ‘fitnah’ dan dosa bagi keduanya.

Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Janganlah seorang laki-laki melihat aurat laki-laki lainnya. ….” (HR. Muslim)

  1. Menghindari Pakaian Syuhrah (Sensasional)

Pakaian syuhrah adalah pakaian yang sekiranya menundang perhatian banyak orang karena jenis atau bentuknya tidak biasa, seperti terlalu mewah, terlalu berbeda atau terlalu lusuh dan compang-camping terlebih jika tujuannya adalah sengaja untuk menjadi terkenal dan menuai sensasi di kalangan masyarakat atau dalam suatu acara.

Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Barangsiapa memakai pakaian syuhrah, maka Allah akan memakaikan pakaian yang serupa pada hari kiamat nanti. Kemudian, dalam pakaian tersebut akan dinyalakan api Neraka.” (HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah)

  1. Mengenakan Pakaian Sederhana

Menggunakan pakaian yang mewah dan telalu mahal adalah salah satu bentuk pemborosan dan dapat menimbulkan banyak fitnah negatif seperti membuat orang lain minder bahkan iri, menimbulkan sifat sombong, pamer bahkan takabur pada diri sendiri. Tentunya hal tersebut sangat dilarang dalam Islam.

Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Barangsiapa meninggalkan suatu pakaian dengan niat tawadhu’ karena Allah, sementara ia sanggup mengenakannya, maka Allah akan memanggilnya pada hari kiamat di hadapan seluruh makhluk, lantas ia diperintahkan untuk memilih perhiasan iman mana saja yang ingin ia pakai.” (HR. Ahmad, dan Tirmidzi).

  1. Menggunakan Pakaian Warna Putih

Islam tidak membatasi pemilihan warna dalam berpakaian namun warna putih dikatakan lebih baik dari warna lain terlebih jika digunakan untuk ibadah seperti haji, sholat, dan lainnya.

Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Pakailah pakaian berwarna putih, karena pakaian berwana putih lebih suci dan lebih baik. Kafankanlah jenazah kalian dengan kain putih” (HR. Ahmad, an-Nasaa’i).

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Cara Berpakaian Pria Menurut Islam silahkan klik disini

 

Manfaat Memakai Busana Muslim

Manfaat Memakai Busana Muslim Syari

Manfaat Memakai Busana Muslim Syari – Sebagai kaum muslim, wanita diwajibkan untuk menutup aurat dengan baju muslim syari. Bagi kaum muslim […]

Seorang Pakar Body Slim Herbal menjawab dari para pembacanya.

Jika Anda belum memulai makanan GM, ikuti saran Body Slim Herbal dari dokter atau konsultan Anda. Anda perlu menciptakan stres, […]